top of page
Remaja Pujon Peduli HIV-AIDS
​
C
Dampak Sosial HIV-AIDS
Selain memiliki dampak pada aspek medis dan psikologis, HIV-AIDS juga berdampak pada aspek sosial. Pada umumnya penderita HIV mendapatkan reaksi yng buruk dari lingkungan sosial disekitarnya. Hal ini tentu bisa berdampak buruk pada aspek psikologis ODHA, dan berpotensi besar mempengaruhi kondisi medis ODHA. Dampak sosial bagi penderita HIV antara lain, stigma negatif, diskriminasi dan Isolasi.
Stigma Lingkungan Sosial
Stigma adalah ciri negatif yang diberikan masyarakat terhadap seseorang yang dianggap cacat, membahayakan, atau memiliki kekurangan jika dibandingkan dengan orang normal. Masyarakat cendrung memberikan stigma negatif pada ODHA , karena bebrapa hal. Pertama, AIDS merupakan penyakit yang mematikan dan hingga kini belum ditemukan obat yang dapat secara tuntas menyembuhkanya, hal tersebut membuat masyarakat merasa khawatir tertular dan bahkan jijik terhadap ODHA.Sehingga ODHA dianggap sebagai ancaman. kedua, tak bisa dipungkiri HIV-AIDS identik dengan prilaku seksual menyimpang dan penyalahgunaan narkoba, banyak yang menganggap bahwa HIV-AIDS adalah penyakit kutukan, karena pengidapnya memiliki prilaku negatif. Sebab ketiga, masyarakat memberikan stigma pada ODHA, karena kurangnya pengetahuan tentang HIV-AIDS. Stigma pada ODHA, juga dapat terjadi karena masyarakat menganggap ODHA merupakan individu yang tidak produktif dan secara pribadi bertanggung jawab terhadap kondisi yang dialaminya.
Stigma memiliki akibat buruk bagi ODHA, dengan adanya stigma sosial, ODHA akan sulit mencari bantuan, mengalami diskriminasi dan kehilangan kepercayaan diri, sehingga menarik diri dari lingkungan. Stigma juga dapat membuat masyarakat mengacuhkan atau bahkan berlaku kasar pada ODHA
Diskriminasi
Diskriminasi adalah tindakan yang memperlakukan satu orang atau satu kelompok secara kurang adil atau kurang baik daripada orang atau kelompok yang lain. ODHA, merupakan golonggan yang rentan mengalami diskriminasi. Kerentanan diskriminasi tersebut, terkait erat dengan stigma yang diberikan masyarakat pada ODHA.
Penelitian yang dilakukan oleh kelompok sebaya yayasan spiritia, memperoleh temuan bahwa diskriminasi, kerap dialami oleh ODHA. Bentuk diskriminasi yang dialami oleh ODHA meliputi, diskriminasi dalam pelayanan kesehatan, diskriminasi dalam bidang pendidikan, diskriminasi dalam masyarakat, perlakuan kasar.
Dalam bidang kesehatan, bentuk diskriminasi yang dialami ODHA adalah banyak rumah sakit yang menolak pasien ODHA, dikenakan biaya tambahan untuk perawatan medis dan diperlambat dalam pengobatan dan pelayanan kesehatan. Penelitian kelompok Sebaya Spiritia menghasilkan temuan 30 % responden pernah mengalami diskriminasi pelayanan kesehatan di rumah sakit.

bottom of page